Badai Pasifik

Taipei, 26 September 2007

Ini bukan karena aku sedang bernostalgia dengan syair lagu "Badai Selatannya" Soe Hok Gie, tetapi memang sedang hujan deras sekarang di Taipei. Terpaksa, kami buka puasa di asrama saja. Minggu lalu lebih parah, karena katanya ada taifun yang menyerang Taipei. Untungnya aku sedang ada di Indonesia.

Fiuh….hari - hari mulai menyenangkan di Taipei. Satu per satu urusanku mulai selesai. Laptop, sepeda, cap, kartu telepon, anything else. ARC card pun dah kuurus tadi (thanx to my lovely buddy Rocky). Tinggal tunggu satu minggu lagi sampai kartunya jadi dan aku bisa buka rekening di post office NTU dan dapat beasiswa deh he…he…

Senin dan Selasa kemarin libur kuliah di sini. Soalnya ada moon festival. Saat dimana orang - orang berpesta dibawah bulan purnama sambil menikmati hidangan kue - kue khas Taipei. Memang bulan purnama kemarin, dan kebetulan kawan volunteerku cukup baik untuk membawakan aku oleh - oleh sekotak penuh kue bulan purnama khas Taiwan (thanx a lot David). Dan karena libur, aku juga diuntungkan kuliah yang belum mulai sama sekali. So, aku gak begitu ketinggalan banyak pas mengurus resident visa kemarin (bahkan ada yang baru mulai).

Aku sempat jalan -jalan keliling kampus NTU kemarin. Kalau dilihat sebenarnya NTU lebih kecil daripada UI. Jumlah fakultas (college) disini ada 11, sementaraq diUI ada 12. Dan kampus UI pun sebenarnya jauh lebih luas daripada NTU. Hanya saja disini bangunannya cukup padat persis kayak UGM, tapi luas tanahnya lebih kecil dari UI.

Tapi jangan hanya melihat fisiknya saja, inilah kampus terbaik di Taiwan, dan salah satu yang terbaik di dunia. National Taiwan University berada pada peringkat tebraik kedua di Asia versi Webometrics setelah Tokyo University dan berada pada peringkat 108 dunia versi Times Higher Education Supplement. NTU juga punya satu alumnus yang pernah meraih nobel kimia tahun 1986 dan satu - satunya orang Taiwan yang pernah dapat hadiah Nobel. Itu sebabnya ranking universitas ini . Hmm…senang sekali berada di pulau indah di tengah samudra Pasifik ini. Ah semoga aku yang dapat giliran Nobel berikutnya he…he….

Hari ini akhirnya aku kuliah untuk pertama kalinya, Wide Gap Semiconductor Technologies. Professornya cukup baik. Kupikir aku akan menikmati kuliah disini. OK, bukankah itu tujuanku datang kesini.

Ah…satu - satunya yang bikin gak tenang adalah istriku yang lagi sakit di Depok sana. Hu…hu…hu…Cepat sembuh kekasihku.

Muhammad Rizki Ramadhani, ST

Master Degree Program for R & D Industrial Technology

College of Electrical Engineering & Computer Science

National Taiwan University

Taipei

Leave a Reply