Masih dari Taiwan
Taipei, 10 Oktober 2007
Hari ini perhatinku teralih ke dua hal. Pertama adalah workshop sehari penuh tadi di Condensed Physics Building. Kedua adalah pengumuman nobel bidang kimia tahun 2007.
Workshop fisikanya berjalan sehari penuh. Dalam bahasa Cina yang terus terang sangat menyulitkan. Kupikir aku masih belum berani untuk mencoba berbahasa Cina, walaupun aku sudah sempat les. Ya, masalahnya bukanlah apakah kita ikut les atau tidak. Tapi bisa mengaplikasikannya atau tidak. Aku juga masih terpengaruh dengan pikiran sebaiknya aku ambil bahasa apa sebagai bahasa minorku selain bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang sudah kukuasai. Ah…Rizki. Udah jelas sekarang kamu di Taiwan. Maka jelas pula bahasa apa yang harus kau kuasai kemudian. Bahasa Cina. Belajar bahasa memang sulit. Maka sudah semestinya aku fokus, dan mumpung aku baru 3 minggu di Taiwan dan masih banyak kesempatan untuk pengembangan, maka saatnya fokus untuk menguasai bahasa Cina. Kupikir untuk membantu aku sudah harus menghafal kosakata cina, tata bahasa cina, ngomong bahasa cina di setiap kesempatan, plus cari novel cina. Kayaknya karya Gao Xingjian lumayan sebagai permulaan. Lagian dia kan penerima nobel.
Yang kedua adalah nobel kimia 2007. Aku mengikuti dengan seksama yang satu ini hari ini bahkan setiap aku buka internet aku sempatkan untuk cari. Yang meraihnya rupanya orang Jerman bernama Gerhard Ertl atas penemuan di kimia permukaan. Ah…semoga aku bisa dapat yang sama. Oke saatnya fokus. Harus bisa bahasa dan satsra Cina.
- Ma Fu Yue -