Selamat Idul Fitri dari Taipei
Taipei, 1 Syawal 1428 H
Di Taipei, tak ada takbiran. Tapi ada dzikir dalam tenang
Di Taipei, Idul Fitri datang bagai gerimis musim dingin. Sederhana, tapi menyejukkan
Di Taipei,
tidak ada debat tentang kapan kami harus lebaran. Tak ada ribut hari
ini atau hari itu, pagi ini atau pagi itu, karena kemuliaan Ied terlalu
berharga untuk dirusak dengan amarah begitu cepatnya.
Di Taipei, tak ada beda madzhab hambali, maliki, syafei, atau hanafi
Di Taipei, tak ada benturan karena kami sunni, syiah, tsalaf, ikhwan, ahmadi, tablighi, nahdyillin, atau muhammadiyyin
Di Taipei, sama saja antara orang Pakistan, Kazakhstan, Turki, Yordania, Malaysia, China, Nigeria, atau Indonesia
Di Taipei, semua bertakbir sama Allahu Akbar di hari Ied Mubarak
Di Taipei,
tersisa hangat pelukan persahabatan di depan masjid raya. Disertai
tangis, senyum, canda, tawa, dan kerinduan para musafir akan saudara
seimannya yang entah kapan akan bertemu lagi.
Di Taipei, hari ini.
Idul Fitri menyapa sesudah Ramadhan. Hangatnya untuk semua, berkahnya untuk semua.
Dalam
takbir yang sama, dalam ruku’ yang sama, dalam sujud yang sama. Semua
menunduk akan kebesaran yang maha kuasa, yang memberi kemenangan
sesudah sebulan berpuasa.
Di Taipei,
hanya ada satu jenis manusia yang merayakan Idul Fitri hari ini,
seperti halnya di seluruh dunia. Mereka bernama….. ……… .kaum
muslimin.
Semoga berkah Idul Fitri 1428 H selalu bersama kita. Mohon maaf lahir dan batin.
- Ma Fu Yue -
- Optoelectronics Engineering -
- College of Electrical Engineering & Computer Science -
- National Taiwan University -
- Taipei City, Taiwan -
October 16th, 2007 at 9:21 pm
Allahu Akbar….Allahu Akbar…. Allahu Akbar,
Laa Ilaha IllAllah WAllahu Akbar
Allahu Akbar Wa Lillah Ilham
Saya mengucapkan kepada semua kawan-kawan Blogger dan kepada umat Islam pada umumnya SELAMAT HARI RAYA !
Dan saya berdoa kepada ALLAH SWT agar mengabulkan doa dan usaha kita di bulan Ramadhan, bulan yang dimudahkan diterima doa agar Idul Fitri akan disambut kembali oleh umat Islam dibawah satu kesatuan negara Khilafah.
Mohon maaf sebagai insan biasa pasti pernah melakukan kesalahan. Semoga ALLAH SWT meneguhkan hati kita untuk tetap istiqomah mengembalikan mengembalikan kehidupan Islam